Senin, 17 April 2017

Konversi bilangan Biner-desimal dalam pengalamatan IP adress beserta jenisnya

KONVERSI BILANGAN
Bilangan Desimal = Bilangan yang berbasis 10. (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
Bilangan Biner = Bilangan yang berbasis 2. (0,1)
  1. Cara konversi bilangan desimal ke bilangan biner
    Membagi bilangan tersebut dengan angka 2, kemudian apabila hasil baginya sisa 1, maka ditulis 1, dan apabila hasilnya 0, ditulis 0 hingga bilangan tersebut <2 dan selanjutnya digabung dari bawah.
    Contoh : (141)10 = ….. 2141 dibagi 2 = 70 sisa 1
    70 dibagi 2 = 35 sisa 0
    35 dibagi 2 = 17 sisa 1
    17 dibagi 2 = 8 sisa 1
    8 dibagi 2 = 4 sisa 0
    4 dibagi 2 = 2 sisa 0
    2 dibagi 2 = 1 sisa 0
    Jadi, hasil konversi biner dari angka (141)10 yaitu 10001101
  1. Cara konversi bilangan biner ke bilangan desimal
    Mengalikan satu-persatu bilangan dengan 2, kemudian pangkatkan bilangan tersebut mulai dari pangkat 0,1, dan seterusnya dimulai dari yang paling kanan, lalu jumlahkan hasil perkalian tadi.
    Contoh : (10011001)= …. 101 x 20 = 1
    0 x 21 = 0
    0 x 22 = 0
    1 x 23 = 8
    1 x 24 = 16
    0 x 25 = 0
    0 x 26 = 0
    1 x 27 = 128
    Jadi, hasil konversi desimal dari angka (10011001)yaitu 1+0+0+8+16+0+0+128 = 153
  1. Pengonversian bilangan desimal ke bilangan biner dalam IP Address
Contoh: 192.168.5.18
  • 192 => konversikan ke dalam biner
    192/2 = 96 sisa 0
    96/2 = 48 sisa 0
    48/2 = 24 sisa 0
    24/2 = 12 sisa 0
    12/2 = 6 sisa 0
    6/2 = 3 sisa 0
    3/2 = 1 sisa 1
    Hasilnya = 11000000
  • 168 => konversikan menjadi biner
    168/2 = 84 sisa 0
    84/2 = 42 sisa 0
    42/2 = 21 sisa 0
    21/2 = 10 sisa 1
    10/2 = 5 sisa 0
    5/2 = 2 sisa 1
    2/2 = 1 sisa 0
    Hasilnya = 10101000
  • 5 => konversikan menjadi biner
    5/2 = 2 sisa 1
    2/2 = 1 sisa 0
    Hasilnya = 101 atau 00000101 (angka 0 didepan tidak ada nilainya)
  • 18 => konversikan menjadi biner
    18/2 = 9 sisa 0
    9/2 = 4 sisa 1
    4/2 = 2 sisa 0
    2/2 = 1 sisa 0
    Hasilnya = 10010 atau 00010010 (angka 0 didepan tidak ada nilainya)
    Jadi, konversi ke biner untuk IP address 192.168.5.18 adalah 11000000.10101000.00000101.00010010
JENIS-JENIS IP ADDRESS
  • IP Address adalah alamat identifikasi komputer yang berada dalam suatu jaringan. Melalui IP Address, data yang dikirim oleh pengirim akan sampai kepada penerima melalui protokol TCP/IP .
  • Struktur IP Address ada 2 bagian, yaitu :
  • Network ID : alamat identitas jaringan tempat host itu berada
  • Host ID : bagian yang menunjukkan identitas dimana host itu berada.
  • Pembagian IP address berdasarkan kelasnya :
  1. Kelas A, mempunyai karakteristik :
  • Bit pertama = 0
  • Network ID = 8 bit
  • Host ID = 24 bit
  • Oktat pertama = 0-127
    Contoh : IP Address 7.4.8.16, dari contoh tersebut, maka :
    Network ID = 7
    Host ID = 4.8.16
  1. Kelas B, mempunyai karakteristik :
  • Bit pertama = 10
  • Network ID = 16 bit
  • Host ID = 16 bit
  • Oktat pertama = 128-191
    Contoh : IP Address 172.16.1.12
    Network ID = 172.16
    Host ID = 1.12
  1. Kelas C, mempunyai karakteristik :
  • Bit pertama = 110
  • Network ID = 24 bit
  • Host ID = 8 bit
  • Oktat pertama = 192-223
    Contoh : IP Address 192.168.5.18
    Network ID = 192.168.5
    Host ID = 18
  1. Kelas D = digunakan unutk multicasting & eksperimen
  2. Kelas E = digunakan untuk multicasting & eksperimen
SUBNETTING
  • Subnetting : teknik memecah network menjadi beberapa network yang lebih kecil.
  • Subnet Mask : istilah dalam bahasa Inggris unutk membedakan network ID dengan host ID dalam bentuk biner 32-bit.
  • Tujuan : Meningkatkan keamanan & mengurangi kongesti (tabrakan) serta mengefisiensi alokasi IP Address.
IP CLASSFUL DAN IP CLASSLESS
  • IP Classful = Cara pengalamatan IP berdasarkan kelas A,B,C,D dan EIP Classless = Cara pengalamatan IP dengan menggunakan Classless Inter Domain Routing (CIDR) atau prefix
Contoh : 10.93.210.196/27
Berikut adalah daftar CIDR atau prefix selengkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar